Jumat, 24 Juni 2016

Beberapa Kalimat di Pagi Produktif

"Aku yang tumbuh dewasa denganmu. Tapi kau memilih menghabiskan waktu tuamu bersamanya"

"Apa yang harus aku lakukan ketika yang aku punya hanya kamu. Tapi kamu, punya "aku-aku" yang lain?"

"Aku menabung rindu untukmu. Bukan membalasnya, kamu malah sibuk menabung rindu untuk wanita lain."

"Ingin rasanya kupeluk kau dengan cinta. Tanpa keraguan akan ditinggal, tanpa cemas. Hanya cinta."

"Tapi apalah daya, sudah ada yang lebih menyamankanmu."

"Apa yang harus kulakukan jika aku tak bisa jatuh cinta lagi?"

"Jikalau saja kamu dapat mengerti sebelum aku menjelaskan. Sudah pasti tidak akan terucap kata yang sama-sama tak ingin kita dengar"

"Karena apalah arti sebuah ucapan jikalau tak ada tindakan yang menyertainya."

"Mencintai seadanya adalah satu-satunya cara agar sakit yang ditimbulkan oleh cinta itu, lebih seadanya."

"Karena pahit rasanya harus memahami kamu yang sekarang, setelah aku sudah terbiasa & mengerti "kamu yang dulu"."

Leave me ur comment :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar